14.8.15

Arti Kehidupan

https://www.youtube.com/watch?v=X5jaiHgnKjQ



Allah berfirman: "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta." Q20.123-124


iQra! Bacalah! READ!

13.8.15

Syariat adalah...

Syariat adalah…
  • Jika seorang muslim hendak melaksanakan ibadah shalat kemudian ia kentut, maka ia HARUS ber-wudhu (bersuci) dengan cara mencuci tangan, bagian kepala dan kaki. (-Padahal kalau seseorang kentut yang paling masuk akal khan dengan cebok!)
  • Muslim HARUS berpakaian yang tidak menutupi mata kakinya. (-Padahal celana cingkrang khan norak! Kaya kekurangan bahan gitu!)
  • Muslim HARUS ber-shalawat kepada (mendo’akan) Nabi Muhammad s.a.w. (-Padahal seorang Nabi khan sudah dapat jaminan keselamatan (surga) sehingga tidak membutuhkan do’a para pengikutnya)
  • Muslim WAJIB beribadah, bersujud dan menyembah Allah ta’ala. (-Padahal Tuhan khan Maha Sempurna, Dia tidak butuh kepada ibadah dan sujud sembah para makhluk-Nya) 
  • Muslim laki-laki HARUS khitan, memotong kulit yang menutupi kepala/ujung kemaluannya. (-Padahal apa salahnya ujung kulit kemaluan laki-laki sehingga harus dipotong.)
  • Muslim JANGAN memakan babi. (-Padahal daging babi itu khan katanya uenak!
  • Muslim JANGAN mabuk dengan meminum minuman yang memabukkan (khamr /alcohol) (-Padahal mabok itu khan happy dan asyik cooy!
  • ... ... ...
  • Muslim HARUS memelihara jenggot. (-Padahal jenggot khan belum tentu cocok sama wajahnya)
  • Muslimah HARUS berpakaian yang menutupi seluruh tubuhnya dan memakai penutup kepala (hijab). (-Padahal memakai penutup kepala khan bisa gerah)
  • ... ... ...

  • Muslim HARUS mengucapkan “salam” assalamu’alaikum (semoga kedamaian/keselamatan menyertaimu) jika bertemu dengan saudaranya atau akan masuk ke suatu rumah.
  • Muslim HARUS mengatakan insyaAllah (jika Allah menghendaki) ketika berkehendak melakukan sesuatu.
  • Muslim WAJIB mempercayai para Nabi dan Rasul sebelum Nabi Muhammad s.a.w. (Kata Nabi Muhammad s.a.w., jumlah Nabi adalah 124.000 orang dan Rasul adalah 315 orang)
  • Muslim WAJIB melaksanakan puasa 1 bulan penuh (sekitar 30 hari) di bulan Ramadhan dan melaksanakan puasa-puasa SUNNAH lainnya di luar bulan Ramadhan. (Kata para ahli kesehatan, ternyata puasa itu sehat dan menyehatkan)
  • Muslimah yang sedang hamil BOLEH tidak berpuasa di bulan Ramadhan... ... ...
  • Para ibu HENDAKLAH menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan ke-WAJIB-an ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah... (Q2.233
  • Allah telah meng-HALAL-kan jual beli dan meng-HARAM-kan riba. (Q2.275
  • Pencuri HARUS dipotong tangannya kalau terpenuhi SYARAT-syarat a. b. c. d. e. ...
  • ... ... ...

  • Petunjuk, aturan dan ketentuan Sang Pencipta, Allah ta’ala, yang berhubungan dengan manusia yang berakal (mukallaf), baik dalam bentuk tuntutan (perintah, larangan dan bentuk materil lainnya) maupun sebab-sebab suatu tuntutan (rukun, syarat dan bentuk aturan formal lainnya). 
  • Agama Islam (Ad-Dienul Islam)
  • Al Quran & As-Sunnah ash-shahihah
  • Dia telah men-SYARI'AT-kan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama!* dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya)” (QS asy-Syura: 13)
    * Yang dimaksud agama di sini ialah meng-Esa-kan (meng-Tauhid-kan) Allah ta'ala, beriman kepada-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhirat serta mentaati segala perintah dan larangan-Nya.
  • "Kemudian Kami jadikan engkau (Muhammad) mengikuti syariat agama. Maka ikutilah ia dan jangan mengikuti keinginan orang-orang yang tidak mengetahui." (QS al-Jatsiyah: 18)  


Must Read!:
Inilah... Hidup adalah Ujian!
Umat Islam Lebih Kristen dari Umat Kristen

23.7.15

Tanda Pengenal Manusia pada Sidik Jari

Setiap orang, termasuk mereka yang terlahir kembar identik, memiliki pola sidik jari yang khas untuk diri mereka masing-masing, dan berbeda satu sama lain. Dengan kata lain, tanda pengenal manusia tertera pada ujung jari mereka. Sistem pengkodean ini dapat disamakan dengan sistem kode garis (barcode) sebagaimana yang digunakan saat ini.

Saat dikatakan dalam Al Qur'an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya, pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus ditekankan:
"Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna." (Al Qur'an, 75:3-4)
Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus. Ini dikarenakan sidik jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain.

Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia.

Akan tetapi, yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Sebelumnya, orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Namun dalam Al Qur'an, Allah merujuk kepada sidik jari, yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu, dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari, yang baru mampu dipahami di zaman sekarang.


Sumber:


7.6.15

I ♥ Indonesia but I do not ♥ Democracy

I Love Indonesia but I do not Love Democracy...


(Fakta) Negara-negara Muslim di Timur Tengah...

Sumber

►Dalam negara Demokrasi, kepemilikan & keberpihakan menjadi tidak jelas. Semua fihak (luar dalam) bisa "bermain" 

►Negara dengan sistem Kerajaan/Kesultanan cenderung lebih sejahtera dan stabil dibanding dengan negara yang menganut sistem Demokrasi


►Demokrasi: Mayoritas hanya sebagai objek, "yang berkepentingan" & pemodal-lah yang menjadi subjek; "Citra" adalah bagian dari permainannya; 


►Fakta yang terjadi di negara-negara yang menganut sistem Demokrasi adalah "Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin".

Indosiar "menggoyang" Muslim Indonesia
Antara Amerika, India dan Indonesia, "3 negara demokrasi terbesar".

Juga Mesir, Libya, Sudan, Nigeria, Somalia, Kenya dst. sebagai negara-negara Republik yang berpenduduk mayoritas muslim yang kondisinya tidak pernah sepi dari rongrongan "pemain asing".

What do You think about it..?
 Brunei DarussalamMalaysiaGray Flag?



JANGAN SAMPAI TERTIPU (LAGI)!

9.4.15

Lagi Sedih? Galau? (Do'a Ketika Sedih dan Galau)

Kesedihan dan kegalauan biasanya timbul karena beberapa faktor, diantaranya:
  • Kurangnya iman dan tawakkal kepada Allah
  • Usaha yang tidak atau belum berhasil
  • Kehilangan sesuatu yang dicintainya
  • Keinginan, cita-cita atau harapan yang tidak kesampaian
  • Banyaknya hutang yang sulit dibayar
  • Banyaknya tanggungan yang membebani dirinya
  • Terbelenggu oleh orang lain
  • Ketinggalan dalam beramal saleh
  • Kesempatan yang telah tersia-siakan
  • Merasa jauh dari Allah
  • dll.
Orang beriman tidak boleh terus larut dalam kesedihan karena segala urusan dan sesuatu yang terjadi di atas muka bumi ini -termasuk dalam kehidupan diri kita- ada dalam genggaman, kekuasaan dan pengaturan Allah ta'ala. Ber-tawakkal-lah!

►Berikut beberapa amalan do'a ketika kita mengalami kesedihan atau kegalauan:


لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ

Laa ilaaha illallaahul ’azhiimul haliim, laa ilaaha illallahu rabbul’arsyil ’azhiim, laa ilaaha illallaahu rabbussamaawaati wa rabbulardhi wa rabbul'arsyil kariim

Tiada tuhan melinkan Allah Yang Maha Besar lagi Maha Penyantun. Tiada tuhan melainkan Allah Pengatur ‘Arsy yang Agung. Tiada tuhan melainkan Allah pengatur langit, pengatur bumi dan pengatur ‘Arsy yang Mulia. (HR Bukhari, Muslim)


لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Laa ilaha illa Anta subhaanaka innii kuntum minazhaalimiin

Tidak ada tuhan (yang berhak untuk disembah) selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim. (QS Al-Anbiya: 87)


اللهم إني عبدك ابن عبدك ابن أمتك ناصيتي بيدك ماض في حكمك عدل في قضاؤك أسألك بكل اسم هو لك سميت به نفسك , أو أنزلته في كتابك, أو علمته أحدا من حلقك, أو استأثرت به في علم الغيب عندك أن تجعل القرأن ربيع قلبي ونور صدري وجلاء حزني وذهب همي

Ya Allah, aku ini adalah hamba-Mu, putera dari hamba-Mu, selanjutnya putera dari umat-Mu. Ubun-ubunku berada dalam genggaman-Mu, menerima segala putusan-Mu, dan memandang adil apa juga hukum-Mu. Aku mohon dengan asma apa juga yang Engkau sebutkan terhadap diri-Mu, atau Engkau turunkan pada kitab-Mu, atau pernah Engkau ajarkan kepada salah seorang di antara makhluk-Mu, atau Engkau simpan dalam perbendaharaan ghaib dari ilmu-Mu, agar Al-quran itu Engkau jadikan kembang hatiku, cahaya dadaku, pelenyap duka dan penghilang susahku.” (HR Ahmad, Ibnu Hibban)

►►Perbanyak Istighfar dan Dzikir (termasuk dzikir pagi & sore)!


Adab agar terhindar dari kesedihan:
  • Meluruskan keyakinan & keimanan bahwa hanya Allah-lah yang mengatur segala urusan makhluk-Nya;
  • Yakin bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya;
  • Yakin bahwa segala ujian pasti untuk meningkatkan keimanan, menghapus dosa, meninggikan derajat, dan mendekatkan hamba ke sisi-Nya;
  • Yakin bahwa setiap orang sudah diqadar rezkinya, ada yang diluaskan dan ada yang disempitkan;
  • Keluasan dan kesempitan rezki di dunia bukan ukuran kemuliaan seseorang di hadapan Allah;
  • Setiap jatah rezki seseorang pasti akan diberikan oleh Allah sebelum orang itu dicabut nyawanya, oleh karena itu tidak boleh berikhtiar dengan terlalu memaksakan diri dan usaha yang tidak halal.
إن روح القدوس نفث في روعي أنه لن تموت نفس حتى تستكمل رزقها و أجلها
فاتقوا الله و أجملوا فى الطلب

Sesungguhnya malaikat Jibril berbisik dalam hatiku, bahwa seseorang tidak akan mati sehingga ia menyelesaikan (jatah) rezki dan ajalnya. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan baik-baiklah dalam berusaha mencarinya.” (HR Ibnu Hibban)
  • Bagi orang beriman, ketenteraman hati hanya ada pada dzikir kepada Allah. Maka tiada yang dicari selain mendekatkan diri kepada-Nya;
  • Bagi orang beriman, menderita dalam ketaatan adalah sebuah kenikmatan hidup;
  • Mendawamkan shalat malam, shalat hajat dan shaum sunnat;
  • Mendawamkan doa-doa di atas setiap saat (termasuk dzikir pagi petang), terutama ba’da shalat fardhu, shalat tahajjud dan shalat hajat, sebagaimana janji Allah melalui Rasul-Nya, Allah akan menghilangkan kesedihan dan menyelesaikan segala urusan;
  • Jika kesedihan itu karena hutang-hutang yang susah terbayarkan, maka Rasulullah s.a.w. mengajarkan doa berikut:
اللهم اكفني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

Ya Allah, cukupilah kebutuhanku dengan yang halal dengan menghindarkan yang haram, dan jadikanlah daku berkecukupan demi kemurahan-Mu daripada selain-Mu” (HR Tirmidzi)

اللهم إني أعوذبك من الهم والحزن, و أعوذبك من العجز والكسل,
وأعوذبك من الجبن والبخل وأعوذبك من غلبة الدين وقهر الرجال

Allahumma inni a’uudzubika minal hammi wal hazan, wa a’uudzubika minal ‘ajzi walkasali, wa a’uudzubika minal jubni wal bukhli wa a’uudzubika min ghalabatiddayni wa qahrirrajaali

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa susah dan duka, dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat lemah dan malas, dan aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir, serta aku berlindung kepada-Mu dari hutang yang tak terbayar dan dari belenggu orang lain.” (HR Abu Umamah, Abu Sa’id)


Hanya dengan Allah, hati menjadi tenang!
https://sedekahdoa.wordpress.com/doa-tatkala-mengalami-kesedihan/

24.3.15

Waspadai Berhala Diri!

Oleh: Abdullah Sholeh Hadrami

ALHAMDULILLAH, aku sudah melewati masa itu. Jujur aku dulu pernah berpemahaman merasa kelompokku adalah paling benar sendiri dan yang lain adalah sesat.

Pernah aku terperangkap dalam pemikiran bahwa kelompokku adalah Al-Firqotun Najiyah (golongan yang selamat) sedang yang lainnya adalah ahli neraka.

Alhamdulillah akhirnya Allah ta'ala berikan hidayah kepadaku untuk keluar dari pemikiran sempit seperti itu.

Aku belajar ke banyak guru dan aku mencintai mereka semua dan tidak mungkin melupakan jasa-jasa mereka.. Walau akhirnya Allah ta'ala arahkan aku untuk berada dalam barisan AhlusSunnah wal Jama’ah Salafy, ini adalah pilihanku.

Bagiku, semua umat Islam adalah saudaraku dan aku suka saling mengingatkan dan saling menasehati serta saling mendoakan.

Aku berharap kita semua sama-sama Allah ta'ala masukkan ke dalam Jannah.

Pengalaman masa lalu, buku-buku dan situs-situs dengan artikel & opini yang dibaca, media sosial atau organisasi yang diikuti, guru-guru yang mengajari serta lingkungan, kesemuanya itu akan berpengaruh dalam pemahaman keagamaan seseorang.

Berbicara tentang kelompok dalam Islam tidak akan pernah tuntas karena semua merasa paling benar dan menuduh yang lain tersesat.

فَتَقَطَّعُوا أَمْرَهُم بَيْنَهُمْ زُبُرًا كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ

Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing).” (QS Al-Mukminun [23]: 53)

Kita perlu selalu membaca dan merenungkan ayat ini secara rutin dan terus menerus disertai muhasabah, koreksi dan mawas diri,

فَلَا تُزَكُّوا أَنفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ

Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.” (QS An-Najm Ayat [53]: 32)

Hanya Allah ta'ala Yang Maha Tahu siapa yang terbaik di antara kita di SisiNya.

Ada satu berhala dalam diri kita semua yang harus kita hancurkan, yaitu NAFSU!

أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَٰهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَىٰ عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَىٰ سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَىٰ بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَن يَهْدِيهِ مِن بَعْدِ اللَّهِ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah menyesatkannya berdasarkan ilmu yang dimilikinya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS Al-Jatsiyah Ayat [45]: 23)

Daku hanyalah seorang hamba yang miskin papa di hadapanNya. Dosa-dosaku teramat sangat banyak, amal ketaatanku teramat sangat sedikit, hatiku selalu berbolak-balik, perjalananku cukup jauh, bekalku belum mencukupi, tapi ajalku telah dekat.

Harapanku Dia Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang berkenan mengasihi lagi menyayangiku.

Ayat harapanku,

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعاً إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Katakanlah: “Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS 39 Az-Zumar [39]: 53)

Ya Allah, ampunilah semua kejahilan hamba dan bimbinglah hamba istiqomah di jalanMu yang lurus.

Dari saudaramu yang selalu mencintaimu dan berharap berkumpul denganmu sampai di Jannah Firdaus.*

@AbdullahHadrami