12.11.12

1:360000?

(Berapa Lama Seseorang Hidup di Atas Muka Bumi?)

"...Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu"
(QS Al Hajj: 47)


Kokotretan...
Jika 1 hari di sisi Allah = 1000 tahun dalam hitungan manusia,
maka perbandingan "hitungan" di sisi Allah dengan hitungan manusia adalah sbb:
1 hari   = 1000 tahun  = 360000 hari
1 jam   = 41,667 tahun = 15000 hari
Jadi kalau kita diberi usia oleh Allah ta'ala misalkan 70 tahun-an hidup di bumi ini, maka sama dengan 1,7 jam-an kita hidup di sisi Allah.
Kita menjalankan shalat 5 waktu yang rata-rata setiap waktu shalat menghabiskan waktu sekitar 6 menit, sehingga dalam sehari semalam waktu shalat kita hanya sekitar 30 menit, bayangkan berapa lama kita shalat sehari semalam dalam hitungan Allah?

Ibarat Jamur...
Hidup manusia di atas muka bumi ini ibarat jamur yang tumbuh hanya di pagi hari dan setelah sekian jam jamur tersebut mati.

(Bukan jamur Merang!)
...Dalam pandangan kita (manusia), begitu lemahnya jamur tersebut sehingga kalau kita sentuh atau kita pegang maka rusaklah jamur tersebut.
  • Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. (Q17.37)
  • Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari. (Q79.46)
  • Allah bertanya: "Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?" Mereka menjawab: "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung." Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui" (Q23.112-114)

Jadilah seperti seorang Musafir..!
Menggunakan waktu (umur) dengan sebaik-baiknya, tidak menunda-nunda amal dan tidak panjang angan-angan.
  • Rasulullah shalallahu'alaihi wasallam bersabda: "Apa artinya dunia bagiku! Kehadiranku di dunia hanyalah bagaikan seorang pengelana yang tengah berjalan di panas terik matahari, lalu berteduh di bawah naungan pohon beberapa saat, kemudian segera meninggalkannya untuk kembali melanjutkan perjalanan.” (HR At-Tirmidzi)
  • Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kedua pundakku lalu bersabda, “Jadilah engkau hidup di dunia seperti orang asing atau musafir (orang yang bepergian).” Lalu Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhu menyatakan, “Apabila engkau berada di sore hari, maka janganlah menunggu hingga pagi hari. Dan apabila engkau berada di pagi hari maka janganlah menunggu hingga sore hari. Pergunakanlah waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu. Dan pergunakanlah hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR Bukhari)
  • Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia tertipu pada keduanya (yaitu): nikmat sehat dan waktu luang.” (HR Bukhari dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma)
  • Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat garis-garis lalu bersabda, “Ini adalah manusia, ini angan-angannya dan ini adalah ajalnya. Maka tatkala manusia berjalan menuju angan-angannya tiba-tiba sampailah dia ke garis yang lebih dekat dengannya (daripada angan-angannya �pent) yakni ajalnya yang melingkupinya." (HR Bukhari)
  • ...

      Beberapa renungan & pertanyaan:
        "Rumah masa depan... Tipe 21"
      1. Saat ini pada hari ini 70 tahun yang lalu, kakek saya mungkin sedang menikmati makanan kesukaannya dengan lahap. Dimana saya berada pada saat itu? [70 tahun yang lalu saya belum lahir]
      2. Saat ini (sekarang), saya sedang menikmati makanan kesukaan saya sambil menulis tulisan ini. Dimana kakek saya berada sekarang? [Kakek saya -yang saat ini pada hari ini 70 tahun yang lalu yang mungkin sedang menikmati makanan kesukaannya dengan lahap-, sekarang sudah tiada]
      3. Saat ini pada hari ini 70 tahun kemudian, cucu saya mungkin sedang membaca tulisan ini sambil menikmati makanan kesukaannya. Dan dimana saya berada pada saat itu? [Saya yang sekarang sedang menulis tulisan ini, 70 tahun kemudian kemungkinan besar sudah tiada]

      Baca juga:


      Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau & main-main.
      Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan,
      kalau mereka mengetahui.
      (Q29.64)

      Al Mustaurid bin syadad r. a. berkata, Rasulullah s. a. w. bersabda,
      Tiadalah perbandingan dunia ini dengan akhirat,
      kecuali seperti seorang yang memasukan jarinya ke dalam lautan luas
      maka perhatikanlah yang tersisa
       (HR Muslim)

      Orang kafir hanya memilih (berorientasi kepada) kehidupan dunia?

      Tidak ada komentar:

      Poskan Komentar